Tahukah Anda mengenai kabar berikut ini? Setiap tahun di Amerika Serikat, 1000 anak bayi(ya! Seribu!) meninggal setelah diguncang oleh orangtuanya. Jumlah yang sama dengan kematian akibat kerusakan otak. Peneliti dari bagian forensik University of Oslo menjelaskan hal ini.
Banyak orangtua yang melakukan kekerasan terhadap anak dengan cara ini dibebaskan karena kurangnya bukti yang ada di pengadilan, sementara sisanya dinyatakan bersalah dengan tuduhan kejahatan yang sebenarnya tidak dilakukan oleh si orangtua bayi. “Sekarang ini banyak kasus dengan kejahatan terselubung (disebut begitu dikarenakan kurangnya pengetahuan dari orangtua si anak/bayi) yang berakibat pada kematian bayi. Akan tetapi, hal ini sulit sekali untuk dibuktikan dalam pengadilan”, ungkap Arne Stray-Pedersen, seorang dokter dari Institute of Forensic Medicine, University of Oslo, Norwegia.
Guncangan menyebabkan trauma mendalam pada bayi. Kepala bayi akan terguncang-guncang dan bisa menghancurkan otaknya. Hal ini diidentikkan dengan dampak yang terjadi pada kecelakaan mobil atau ketika kendaraan berhenti mendadak akibat di-rem.
“Sindrom yang sering sekali muncul ketika bayi menangis berlebihan adalah orang tua yang kemudian emosi dan berusaha membuat bayinya diam dengan cara mengguncang-guncangkannya”, kata dokter tersebut.
Satu dari tiga bayi terluka akibat hal ini sehingga berujung pada kematian. “Salah satu bayi yang tetap hidup akan mengalami komplikasi serius seperti kelumpuhan, kebutaan, dan cacat mental yang serius”, tambah Arne.
Secara proporsional, kepala bayi lebih besar daripada kepala orang dewasa. Otot-otot di lehernya belum berkembang sepenuhnya. Jika tubuh bagian atas ditarik, kepalanya akan mengikuti arah pergerakannya dan bergerak seperti gerakan pendulum.
“Otak berada dan dalam keadaan melayang di cairan otak. Urat syaraf tersambung dari otak menuju tulang belakang. Dengan guncangan/sentakan yang hebat, otak dapat bergerak kesana-kemari dan dapat mengakibatkan putusnya urat syaraf. Dalam istilah kedokteran disebut Diffuse Axonal Injury(DAI).”
Jadi, untuk orang tua yang mempunyai anak yang masih kecil/bayi, diperlukan ekstra hati-hati dalam merawat buah hatinya, terutama untuk orangtua yang masih tergolong muda.
--END--
08 Januari 2008
Hati-Hati! Guncangan Menyebabkan Kematian Bayi!
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar